Rabu, 14 Maret 2012

Istilah dan Definisi dalam Ilmu Teknik Sipil


Dalam dunia Teknik Sipil banyak sekali ditemukan istilah-istilah yang harus kita mengerti.
Mari para blogger, kita simak satu-persatu.

Adukan
Campuran antara agregat halus dan semen portland (atau jenis semen lain) dengan air.
 
Agregat
Material granular : pasir, kerikil, batu pecah dll yang dipakai bersama-sama dengan suatu media pengikat untuk membentuk suatu beton atau adukan semen hidrolik.
 
Agregat halus
pasir alam sebagai hasil dari disintegrasi alami batuan atau pasir yang dihasilkan oleh industri pemecah batu.
 
Agregat ringan
agregat yang dalam keadaan kering dan gembur mempunyai berat isi 1-100kg/m3 atau kurang
 
Angkur
alat yang digunakan untuk menjangkarkan tendon kepada komponen struktur beton dalam sistem pasca tarik
 
Beban hidup
semua beban yang terjadi akibat pemakaian dan penghunian suatu gedung termasuk beban-beban pada lantai yg berasal dari barang-barang yang dapat berpindah.
 
Beban kerja
beban rencana yang digunakan untuk merencanakan komponen struktur.
 
Beton
campuran antara semen portland atau semen hidroulik lainnya, agregat halus, agregat kasar dan air dengan atautanpa bahan tambah.
 
Beton normal
Beton yang mempunyai berat satuan 2200kg/m3 sampai 2500kg/m3 dan dibuat menggunakan agregat alam yang dipecah atau tanpa dipecah.
 
Beton polos
Beton tanpa tulangan atau mempunyai tulangan tetapi kurang dari ketentuan minimum.
 
Beton pracetak
elemen atau komponen beton tanpa atau dengan tulangan yang dicetak terlebih dahulu sebelum dirakit menjadi suatu struktur bangunan.
 
Beton prategang
Beton bertulang yang telah diberikan tegangan tekan dalam untuk mengurangi tegangan tarik potensial dalam beton akibat beban kerja
 
Dinding geser
Komponen struktur yang berfungsi untuk mengikat kekakuan struktur dan menahan gaya-gaya lateral.
 
Kolom
komponen struktur dengan rasio tinggi terhadap dimensi lateral terkecil melebihi 3 yang digunakan terutama mendukung beban aksial tekan.
 
Kuat nominal
Kekuatan suatu komponen struktur atau penampang yang dihitung berdasarkan ketentuan dan asumsi metode perencanaan sebelum dikalikan dengan nilai faktor reduksi kekuatan.
 
Modulus elastisitas
Rasio tegangan normal tarik atau tekan terhadap regangan yang timbul akibat tegangan tersebut. Nilai rasio ini berlaku untuk tegangan dibawah batas proporsional material.
 
Pasca tarik
Cara pemberian tarikan dalam sistem prategang dimana tendon ditarik sesudah beton mengeras.
 
Pratarik
Pemberian gaya prategang dengan menarik tendon sebelum beton di cor.
 
Sengkang
Tulangan yang digunakan untuk menahan tegangan geser dan torsi dalam suatu komponen struktur.
 
Tendon
Elemen baja misalnya kawat baja, kabel batang, kawat untai atau suatu bundel dari elemen-elemen tersebut, yang dipergunakan untuk memberikan gaya prategang pada beton.
 
Tulangan
Batang baja berbentuk polos ataupun ulir yang berfungsi untuk menahan gaya tarik pada komponen struktur beton, tidak termasuk tendon prategang, kecuali bila secara khusus diikutsertakan.
 
Tulangan polos
Batang baja yang permukaan sisi luarnya rata, tidak bersirip dan tidak berukir.
 
 Tulangan ulir
Batang baja yang permukaan sisi luarnya tidak rata tetapi bersirip dan berukir.
 
Tulangan spiral
Tulangan yang dililitkan secara terus menerus membentuk suatu ulir lingkar silindris
 
 
 
 
Baca  Juga>>>>
 
 
 
 
 
 
 
 


 
 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar